Mutiara Hati

Bumi dan Matahari

Bumi selalu berputar mengelilingi matahari setiap waktu, tak pernah berhenti sedetikpun. Tak pernah lelah untuk terus berputar dan berputar mengelilingi sang surya yang selalu megah di angkasa sana memberikan sinar dan cahayanya untuk menghangatkan bumi dan seluruh isinya. Mataharipun akan selalu terbit setiap paginya di ufuk timur, tanpa pernah telat sedetikpun. Seolah menunjukkan kekompakan mereka pada kita. Tak pernah bentrok dan tak pernah saling mendului, mereka akan datang dan muncul pada waktunya. Kenapa kita tak bisa meniru kesetiaan mereka melakukan hal yang sama selama ribuan tahun, kenapa kita selalu mengeluh jika disuruh melakukan hal yang sama berulang-ulang. Padahal sebenarnya kita bisa menerima semua itu dengan keikhlasan, dan tak akan pernah keluar kata-kata keluhan ari mulut kita jika semuanya dilakukan dengan niat yang tulus.

Seringkali setelah hujan kita lihat pelangi muncul dengan tujuh warnanya yang sangat indah. Seolah mencoba mengitari langit melengkung seperti busur panah. Jika hujan di ibaratkan kesedihan, pelangi adalah kegembiraan. Setelah hujan (kesedihan) pelangi muncul membawa kegembiraan. Ini seperti fenomena dalam kehidupan, bahwa setelah kesedihan itu akan datang kegembiraan. Jadi jangan biarkan diri sendiri berlarut-larut dalam kesedihan, karena kegembiaran itu pasti akan datang.

Ingin ku faham segala yang kau inginkan…
Ingin ku mengerti setiap pertanda yang kau berikan…
Ingin ku gapai semua inginmu…
Tapi bagaimana aku bisa meraihnya,
Kalau aku sendiri tak mengerti apa maksudmu…
Oh, sungguh sulit bagiku untuk memahamimu…
Apa yang harus kulakukan lagi, agar ku mengertimu…
Bahasamu begitu indah…
Sungguh indah sekali…
Namun aku masih belum paham juga…
Apakah aku yang terlalu bodoh,
Hingga tak bisa mengerti setiap bahasa jiwaku…
Apakah aku yang tak peka akan bahasa kalbuku…
Oh, alangkah sedihnya aku,
Jika ingin hatiku sendiri ku tak tahu…
Apakah aku benar-benar tak tahu,
Atau aku malah berpura-pura dan tak mau tahu…
Karena mrasa ingin kalbuku ini terlalu tinggi…
Dan sulit untuk kugapai…
Kenapa ia menginginkan sesuatu yang begitu besar menurutku…
Hingga jiwaku gemetar, mengetahui inginnya yang begitu besar…

Berada disini membuatku bisa melihat dan menilai sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dengan mereka.
Ketika mereka selalu mengeluh tentang masalah-masalah yang mereka hadapi, aku jadi lebih bersyukur akan masalah-masalah dihidupku. Karena setiap masalah itu pasti ada jalan keluarnya.
Ketika mereka menganggap diri mereka paling baik dan sempurna dalam segala hal, aku jadi bisa berkaca diri bahwa aku hanyalah manusia biasa yang tak memiliki sedikitpun kesempurnaan, karena aku masih sering salah dan khilaf.
Ketika mereka sering marah-marah karena sesuatu itu tak sesuai dengan keinginan mereka, aku jadi belajar untuk lebih sabar karena inilah hidup. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana, namun tujuan akhirnya hanya Allahlah yang bisa menentukannya.
Ketika kulihat mereka hanya berpura-pura ketulusan hatinya, aku jadi belajar untuk ikhlas dalam melakukan setiap hal yang sedang dan akan kulakukan.
Ketika kulihat kepalsuan yang mereka tonjolkan, aku jadi belajar agar selalu memberikan ketulusan dalam setiap tindakan.
Ketika yang mereka tampilkan hanya harta dan kekayaan dunia saja, aku jadi lebih belajar untuk untuk mensyukuri apa yang telah kupunya.
Aku banyak belajar disini, semuanya yang mereka perlihatkan dalam keseharian mereka membuatku bisa berkaca diri dan mengambil hikmah dan pelajaran. Bahwa hidup ini tak seindah yang terlihat dari luar, dan jangan lengah oleh keindahan dunia saja, karena itu akan membuatku lalai akan akhirat sana.
Ada disini mengajarkan aku banyak hal, tentang keikhlasan, ketulusan,kesabaran, dan rasa syukur yang tak henti-hentinya akan semua nikmat yang telah Allah berikan untukku.

Tahukah kau ketika kau merasa hidup sendiri di dunia ini, sebenarnya ada seseorang yang selalu menjagamu…

Ketika kau merasa menjadi orang yang paling lelah, ada seseorang yang lebih lelah dari dirimu…

Ketika kau merasa jadi seseorang yang sangat sedih, ada seseorang yang lebih sedih darimu…

Ketika kau merasa jadi orang yang paling malang di dunia ini, ada seseorang yang merasa lebih malang darimu…

Ketika kau merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini, ada seseorang yang kebahagiannya melebihi kebahagiaan siapapun didunia ini…

Tahukah kau siapa seseorang itu??????

Seseorang itu adalah malaikat dalam hidupmu…

Dia yang selalu ingin menjagamu…

Walaupun lelah tak pernah mengeluh padamu…

Bersedih dan menangis melihat penderitaanmu…

Menyesali diri sendiri jika tak bisa membantumu untuk bahagia…

Dan dia juga akan sangat bahagia jika melihat dirimu bahagia…

Cintanya padamu melebihi cinta siapapun…

Dan memberikanmu cinta sejati yang tak akan pernah mati…

Dialah wanita tua yang kau panggil ibu…

Terkadang engkau melupakannya, namun ia tak pernah melupakanmu…

Ingatlah…

Bahwa ia tak pernah lelah untuk menjagamu…

Ingatlah…

Setiap tetesan air matanya untukmu…

Ingatlah…

Dia hanya ingin melihat kebahagiaanmu…

Sayangilah ia melebihi sayangmu pada orang lain…

Karena ia pantas mendapatkannya…

 

 

       Miris rasanya hati ini ketika melihat beberapa orang tua yang seharusnya mendidik, menyayangi dan mengayomi anak-anaknya, namun pada kenyataannya mereka malah memperlakukan anak-anak mereka secara tidak baik. Mereka katakan itu adalah cara mendidik agar anak mereka jadi anak yang disiplin dan patuh. Mereka itu seharusnya menjadi contoh yang baik buat anak-anaknya, bukan malah mencontohkan hal-hal yang buruk pada mereka yang nantinya melekat pada diri mereka dan menjadi kebiasaan yang susah untuk dirubah.

       Alangkah kasihannya mereka yang mempunyai orang tua yang belum pandai cara mendidik anak. Mereka dididik dengan kekerasan, salah sedikit dipukuli, bahkan diusir dari rumah. Apakah begitu cara orang tua sekarang dalam mendidik anaknya??? Benar-benar tak bisa kupercaya hal itu tega dilakukan orang yang harusnya menjaga dan melindungi mereka.

       Wahai para orang tua, tak seharusnya kalian bersikap begitu keras pada anak-anak kalian. Mereka mungkin berbuat salah, tapi apa memang harus perlakuan buruk yang mereka terima ketika mereka berbuat salah. Apakah tidak bisa coba dulu menasehati mereka, tanya alasan mereka kenapa mereka berbuat kesalahan itu. Karena sesungguhnya mereka itu masih anak kalian dan bahkan mungkin juga masih anak-anak yang belum bisa dikerasi, yang belum paham apa yang mereka lakukan itu adalah kesalahan.

       Buat para calon orang tua, semoga kalian nanti bisa mendidik, mengasuh, membimbing dan mengajarkan anak-anak kalian dengan cara yang baik. Bukan mengajarkan kekerasan demi kekerasan pada mereka. Karena jika kekerasan yang diajarkan pada anak-anak kalian sejak kecil, setelah dewasa nanti mereka juga akan meniru dan melakukan hal seperti itu pada anak-anaknya bahkan pada kalian ketika kalian tua nanti.

 

***

 

Terinspirasi ketika melihat seorang anak diperlakukan dengan kasar oleh orang tuanya, semoga bermanfaat.

 

Posted on: May 10, 2011

Kusadar betul,

Betapa nyatanya kasih dan sayangmu padaku

 Tanpa kau ucapkan dengan kata

Kutahu hanya dengan melihat sorot matamu yang teduh

 dan penuh rasa cinta…

Aku yakin, bahkan sangat yakin,

 akan ketulusan cinta dan kasihmu…

kuingin balas semua rasa itu,

Namun kutahu ku tak bisa membalasnya…

Melebihi apa yang telah kau berikan padaku…

Semoga Allah membalas semuanya…

Ketulusan dan  cintamu itu…

Semoga jannahNya terbuka lebar untukmu ibu…

Seribu rangkaian kata tak akan mampu mewakili

Terima kasihku padamu…

Segunung harta juga tak kan bisa membayar

Semua jasa dan pengorbananmu…

Seuntai doa yang hanya bisa,

Kuucapkan untuk membalas cinta dan kasihmu padaku…

Categories

July 2014
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.